The Diary Game (December 27, 2020) ~ Perjalanan Dari Medan ke Tanah Gayo

in better •  2 months ago 

Setelah beberapa hari kami menikmati liburan di Kota Medan. Menginap di Cambridge Hotel, menikmati beberapa jenis kuliner, dan belanja beberapa keperluan penting, kami pun kembali ke Tanah Gayo. Setelah subuh pada hari Minggu 27 Desember 2020, kami berangkat menuju Aceh, Bener Meriah. Semua barang bawaan telah kami susun ke dalam mobil, lalu saya menyetir mobil ke wilayah Aceh.

Hari masih agak gelap. Jalan pun masih lengang, hanya ada satu dua kendaraan yang melintas di tengah-tengah kota Medan. Saya pun memacu mobil dengan tenang, melewati Jalan Ring Road, hingga tiba di Pinang Baris. Lantas berbelok kiri ke arah Aceh.

CDB413B2-E5AE-4F5C-8FDA-4493AF6A1C84.jpeg

Melewati Binjai, lalu Stabat dan Tanjung Pura. Hingga sampai ke Besitang. Perjalanan cukup lancar, hanya sesekali terhalang oleh truk-truk besar yang menghambat laju kendaraan kami. Selama dalam perjalanan hujan gerimis turun, sehingga cuaca pada pagi itu tampak gloomy.

Sekitar dua jam tiga puluh menit perjalanan dari Kota Medan, kami sampai di Kabupaten Tamiang. Kami singgah pada sebuah Pom Bensin di kawasan Semadam untuk beristirahat sejenak. Sekitar 20 menit di sana, saya pun melaju menuju Kuala Simpang, lalu sampai ke Kota Langsa.

Sarapan di Langsa

Tiba di Langsa pada sekitar pukul 09 pagi. Kami singgah pada sebuah warkop yang menyediakan nasi gurih untuk sarapan. Warkop tersebut adalah Medium Black, berada tak jauh dari Bank Aceh.

4414A786-FD09-4266-85D2-0F8B876250AF.jpeg

Nasi gurih khas Warkop Medium Black sangat khas dan enak. Sungguh seakan bikin ketagihan dan maknyus. Apabila nanti kapan-kapan ke Medan lagi, saya akan kembali singgah di coffee shop ini.

Menikmati Kolak Duren di Geudong Pase

Setelah sarapan di Medium Black, dan membayar tagihan, kami langsung berangkat melanjutkan perjalanan. Jarak tempuh Langsa dan Lhokseumawe cukup jauh, mencapai empat jam perjalanan.

Sampai di Geudong Pase, kami singgah sebentar untuk menikmati martabak durian dan kolak durian. Keduanya maknyus.

018003C6-515D-4052-BFB9-233A87FBDFBA.jpeg

Sekitar 30 menit kemudian, saya kembali menyetir mobil menuju Bener Meriah. Kami melintasi jalan KKA. Sore itu, jalan KKA diselimuti kabut, di hampir seluruh kawasan Gunung Salak. Sekitar dua jam kemudian, akhirnya kami sampai di rumah, di Tanah Gayo.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Postingan ini telah dihargai oleh akun kurasi @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.

Selalu ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info terbaru.

Salam @ernaerningsih.