The Diary Game (August 23, 2020) - Day 23 : Rindu Yang TerbayarsteemCreated with Sketch.

in hive-103393 •  2 months ago 

IMG_20200824_175531.jpg

Pagi ini aku merasakan suasana berbeda, saat bangun tidur ada istri di samping saya. Sudah 8 hari kami menjaga jarak sejak dia dinyatakan reaktif terhadap pemeriksaan rapid test Imunoglobulin, istri saya bersama ibunya dan adik perempuannya melakukan karantina mandiri di sebuah kamar di bagian belakang rumah. Tetapi sejak kemarin sudah ada hasil swab test dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) dan mereka dinyatakan negatif atau bebas dari terinfeksi Covid-19. Mereka terbebas dari karantina dan kembali berbaur dengan kami, termasuk juga istri saya.

Setelah bangun tidur, saya segera ke kamar mandi untuk menyikat gigi dan berwudhu. Tidak menunggu lama saya segera menunaikan sholat Subuh. Selesai menunaikan sholat subuh, saya lihat di luar masih gelap, karena jam masih menunjukkan pukul 05.20 pagi. Saya meraih smartphone untuk membuka laman Steemit dan membaca beberapa postingan steemian lain yang mereka post dini hari tadi. Selain membaca postingan mereka, saya juga ikut mengomentari serta melakukan voting baik dengan akun saya maupun dengan akun tim steemit yang dipercayakan pengelolaannya kepada saya dengan @ernaerningsih.

Sekitar pukul 7 pagi, saya dan istri berjalan kaki di pagi ini, kali ini hanya Fatih yang minta ikut, sedangkan Zaki sedang menonton film kartun di televisi bersama adiknya Azkadina. Kami berjalan kaki mengelilingi pedesaan dan tentunya melewati jalan yang berbatasan dengan persawahan. Setelah itu kami di ujung jalan tersebut kami belok kiri dan melewati jalan yang menghubungkan dengan desa lain, kemudian kami belok kiri lagi dan kembali ke jalan desa kami. Di jalan ini sudah banyak rumah di kiri dan kanan jalan dan dari jalan tersebut sampai di persimpangan belok kiri 100 meter sudah tiba kembali di rumah kami.

IMG_20200823_073056-01.jpeg
Jalan yang kami lewati saat berjalan kaki di pagi ini, terlihat Fatih berjalan lebih maju di depan

Kami berjalan kaki sekitar 4 kilometer meter dengan durasi lebih dari satu jam. Istri saya dan Zaki sudah kelelahan. Tiba di rumah kami beristirahat di teras rumah sambil mengeringkan keringat yang membasahi punggung kami. Sekitar 15 menit kemudian kami masuk ke dalam rumah dan menyantap sarapan yang sudah terhidang di atas meja makan. Menunya sangat sederhana yaitu nasi putih, sayur yang di tumis, sambal dan telur ayam yang di dadar.

Setelah menyantap sarapan pagi, saya segera mandi dan berganti pakaian, kemudian sekitar pukul 10 pagi menuju ke Rumah Sakit Kabupaten Pidie Jaya yang terletak di Jalan Banda Aceh - Medan Cot Trieng, Meureudu Kabupaten Pidie Jaya (Aceh, Indonesia). Tujuan saya adalah untuk bertemu dengan Aditya yang merupakan sahabat saya dan salah satu pejabat tinggi di rumah sakit tersebut. Saya ingin melakukan koordinasi dengannya untuk penerbitan surat pernyataan bahwa kami yang telah melakukan swab test dan hasilnya negatif. Surat ini kami perlukan untuk menunjukkan kepada kepala desa dan tokoh masyarakat di desa agar dapat mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang serta dapat meredakan keresahan masyarakat.

IMG_20200813_074500-01.jpeg
Rumah Sakit Kabupaten Pidie Jaya, saya ke sini untuk bertemu dengan Aditya

Berdasarkan arahan dari Aditya, saya di minta olehnya untuk menghubungi salah satu Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya yang berada di Kota Meureudu. Tim Gugus Covid-19 ini merupakan tim yang bertanggung jawab dalam penanggulangan penyebaran virus corona di daerah kami yaitu di Kabupaten Pidie Jaya. Tapi sebelumnya saya juga sudah menghubungi kepala Dinas Kesehatan Pidie Jaya yaitu Bapak Edy Azwar untuk berkonsultasi dengannya tentang masalah tersebut. Baik Aditya maupun Bapak Edy Azwar mengarahkan saya untuk ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya yang jaraknya hanya 10 menit dari rumah sakit.

IMG_20200825_111446-01.jpeg
Di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie Jaya untuk meminta surat pernyataan bebas Covid-19

Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dan saya baru tiba di Posko Gugus Tugas Covid-19 di Kota Meureudu tepatnya di Jalan Iskandar Muda di samping Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Meureudu. Saya di sambut oleh salah satu pegawai yang piket di sana dan menanyakan keperluan saya datang ke Posko Gugus Tugas ini. Saya menceritakan masalah penerbitan surat pernyataan tersebut dan diarahkan untuk menuju ke dalam ruangan. Setelah berbicara dengan pimpinan Tim Gugus Tugas tersebut, saya segera pulang ke rumah. Menurut pimpinan Tim Gugus Tugas tersebut, surat itu akan mereka keluarkan besok.

Tiba di rumah, jam sudah menunjukkan pukul 1 siang, saya segera ke kamar mandi untuk berwudhu dan menunaikan sholat Zhuhur, kemudian dilanjutkan dengan makan siang. Setelah makan siang sekitar pukul 2 siang saya menuju ke warung kopi "Pusaka" yang terletak di Simpang Empat, Meurah Dua. Jaraknya hanya beberapa menit dari rumah saya. Di warung kopi ini saya memesan kopi dan bertemu dengan beberapa kawan satu desa.

IMG_20200823_093116-01.jpeg
Warung kopi "Pusaka", tempat saya menikmati secangkir kopi siang ini

Sekitar pukul 4 sore saya ke rumah orang tua saya yang terletak di desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua. Memang kedua orang tua saya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, tapi di rumah tersebut ada dua adik perempuan saya yang tinggal. Mereka berdua sudah menikah dan masing-masing memiliki dua anak. Saya sudah hampir dua minggu tidak ke rumah ini, atau tepatnya saat mendiang mertua saya di opname di rumah sakit sampai beliau meninggal dunia.

IMG_20200825_090527-01.jpeg
Rumah peninggalan orang tua saya di desa Meunasah Bie Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya

Adik perempuan saya yang paling bungsu namanya Rauza, dia baru saja melahirkan beberapa minggu yang lalu, bayinya masih kecil dan sangat imut, saya sangat gemas melihatnya, namanya Syakira. Saya bermain dengannya dan juga dengan keponakan lainnya di rumah orang tua saya tersebut. Sekitar pukul 6 sore saya baru kembali ke rumah.

IMG_20200825_084357-01.jpeg
Syakira, anak dari adik perempuan saya yang sangat imut

Tiba di rumah saya segera mandi dan kembali bermain dengan Azkadina, Fatih dan Zaki. Mereka sedang merajuk karena saya lama sekali pulang ke rumah. Tapi dengan sedikit bujuk rayu mereka akhirnya ceria kembali. Kemudian sekitar 18.50 malam suara azan dari toa masjid terdengar dengan sangat jelas, itu menandakan sudah tibanya waktu sholat Maghrib. Saya segera menunaikan sholat Maghrib dan saya lanjutkan dengan makan malam.

Sampai menjelang tidur kegiatan saya hanya di rumah saja bersama keluarga. Dan sekitar pukul 10 malam saat semua sudah tertidur, saya menyempatkan waktu untuk membaca beberapa postingan steemian lainnya di laman Steemit serta melakukan voting dan memberikan komentar. Hampir dua jam saya melakukan kegiatan tersebut dan menjelang dini hari saya masuk ke kamar tidur dan beristirahat.

Kami bergabung dalam tim Aceh-Indonesia yang terdiri dari saya sendiri sebagai leader, @muzack1, @ernaerningsih, @lord-geraldi dan @p3d1.


Ingin tahu tentang saya? Klik disini


Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Alhamdulillah @anroja, semoga keluarganya selalu dalam lindungan Allah, aamiiin...

#onepercent
#indonesia

Aamiin bang, Terima kasih atas dukungannya selama ini

Melakukan aktivitas fisik yaitu jalan kaki setiap pagi nya akan memberikan kita semangat dalam melakukan aktivitas pekerjaan lainnya,awali dengan aktivitas maka aktivitas yang lain akan kita sukai dalam melakukan nya, rasa malas akan hilang dengan sendirinya,, benar tidak,, tapi walaupun demikian saya sangat jarang sekali melakukan jalan-jalan di pagi hari, sangat luar biasa aktivitas yang sahabat @anroja lakukan, salam kompak selalu ya.....

#onepercent
#indonesia

Anda benar sekali @ana07

Rindu, sebuah kata mengandung beribu makna, wah pemandangan alam pedesaan yang sangat indah.
Sabar itu adalah kunci untuk keluar dari segala permasalahan.

#onepercent
#indonesia

Anda benar sekali bang @muzack1, Terima kasih atas dukungannya selama ini.

Adek syakira so cute... 😍😍😍

Iya, mirip seperti ibunya waktu masih kecil.

Share ke Twitter:

IMG_20200825_134130.jpg

Meski sesibuk apapun, tapi mesih menyempatkan untuk berlari pagi. Saya sudah 3 hari absen dari kegiatan ini.

Salam kompak selalu 💫

Itu aktivitas yang menyehatkan, jangan sampai karena kesibukan tapi melupakan kesehatan.

Saya akan selalu ingat kalimat diatas, menjaga kesehatan tetap
harus diutamakan.

Pak Dokter memang best 👍

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Manually curated by @jasonmunapasee

r2cornell_curation_banner.png

Alhamdulillah.
Ini suatu kabar yang sangat baik. Semoga keluarga anda sehat selalu @anroja.

Aamiin, Terima kasih sobat

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

And thank you for setting your post to 100% Powerup.

Keep following @steemitblog for the latest updates.

The Steemit Team