The Diary Game (Desember 18, 2020) - Dua Tempat Satu TujuansteemCreated with Sketch.

in hive-103393 •  2 months ago 

PicsArt_12-18-10.40.33.jpg

Catatan:
10% pembayaran dari postingan ini akan di terima oleh akun untuk amal, @steem.amal

Jam baru menunjukkan pukul 04.50, tapi saya sudah terbangun dari tidur. Saya segera bersiap-siap ke masjid untuk menunaikan shalat Subuh. Tapi baru saja selesai berwudhu', tiba-tiba dari luar rumah terdapat suara hujan yang mengguyur atap rumah kami. Sehingga niat ke masjid harus saya urungkan dan hanya sholat di rumah di dalam kamar tidur.

Karena cuaca sangat dingin, saya kembali menarik selimut setelah menunaikan shalat Subuh, tapi karena kebiasaan saya yang jarang tidur lagi setelah Subuh, jadinya kesulitan untuk memejamkan mata ini. Akhirnya saya raih smartphone dan membuka laman Steemit, satu persatu saya melakukan kurasi terhadap post yang berpartisipasi di The Diary Game dan post lainnya yang saya anggap layak mendapatkan apresiasi.

Saat jam menunjukkan pukul 7 pagi, istri saya sudah siap menghidangkan menu sarapan pagi yang sangat sederhana yaitu nasi goreng dan telur dadar kesukaan ku. Sekitar jam 8 pagi saya sudah meninggalkan rumah menuju tempat kerja di Kota Sigli, tapi sebelumnya saya terlebih dahulu mampir ke Rumah Sakit Kabupaten Pidie Jaya yang jaraknya hanya sekitar 10 menit dari rumah ku. Di rumah sakit ini saya ingin meninjau progres pembangunan gedung Instalasi Radiologi. Sesuai arahan dari direktur rumah sakit beberapa hari yang lalu.

IMG_20201218_081840-01.jpeg
Meninjau progres pembangunan gedung Instalasi Radiologi di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Pidie Jaya

Sekitar jam 9 pagi saya menuju ke Kota Sigli ke tempat ku bekerja. Tiba di sana, saya langsung disibukkan dengan aktivitas dan rutinitas sehari-hari dalam memberikan pelayanan radiologi terhadap pasien yang membutuhkan. Dan aktivitas tersebut baru saya hentikan saat tiba jam 12 siang, karena saya harus bersiap-siap menuju ke masjid untuk menunaikan shalat Jum'at. Mesjid yang saya tuju adalah Masjid At-Taqwa yang terletak di depan rumah sakit.

IMG_20201218_134641-01.jpeg
Saat tiba di depan Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli

Di masjid tersebut saya bertemu dengan @radji.yogara yang merupakan pendatang baru di Steemit, dia saya rekrut kemarin siang (17 Desember 2020) setelah mengintip aktivitas saya saat sedang ngopi bareng. Saat itu saya sedang membuka laman Steemit dan memberikan upvote serta komentar di beberapa post Steemian lainnya. Sehingga dia menjadi penasaran dengan Steemit tersebut. Akhirnya saya menjelaskan panjang lebar tentang Steemit dan perbedaan dengan media sosial lainnya seperti Facebook dan Twitter. Di sana juga ada @arista34 yang ikut mendengarkan penjelasan saya tentang Steemit.

IMG_20201218_120641-01.jpeg
Masjid At-Taqwa, tempat saya menunaikan shalat Jum'at hari ini

Akhirnya mereka berdua meminta bantuan saya untuk mendaftar di Steemit. Saya dengan telaten mengarahkan mereka untuk mendaftar dan menyarankan untuk membuat post perkenalan. Hari ini saya kembali bertemu dengan mereka dan membimbing mereka cara memposting di Steemit.

IMG_20201218_140616-01.jpeg
Bersama @radji.yogara, sesaat sebelum membimbingnya untuk memposting di Steemit

Sekitar jam 3 sore, saya kembali lagi ke Departemen Radiologi untuk kembali melanjutkan pekerjaan. Sore ini pekerjaan saya sedikit santai karena tidak banyak pasien yang membutuhkan pelayanan radiologi. Sehingga sekitar jam 4 sore saya sudah meninggalkan rumah sakit.

Sebelum menuju ke Pidie Jaya untuk kembali ke rumah, saya menuju ke toko "Laundry Summer Wash" untuk mengambil pakaian yang telah di cuci oleh penyedia jasa binatu di sana. Di toko ini, saya di layani oleh seorang wanita separuh baya yang cantik. Dia merupakan kakak kelas ku saat masih sekolah menengah dulu. Kami sempat mengobrol sebentar menanyakan kabar masing-masing dan tidak berapa lama saya pun pamit kepadanya.

IMG_20201218_164347-01.jpeg
Saat di toko Laundry Summer Wash untuk mengambil pakaian yang sudah selesai di cuci di jasa binatu ini

Hanya 500 meter dari usaha jasa binatu tersebut, saya kembali berhenti yaitu di Swalayan Suman Mark untuk membeli makanan beberapa makanan buat anak-anak. Tadi saat saya masih bekerja, dia meminta saya untuk membawa pulang kuaci dan roti. Selain kuaci dan roti, saya juga membeli minyak rambut untuk saya.

IMG_20201218_165759-01.jpeg
Suasana di dalam Swalayan Suman Mark saat saya berbelanja

PicsArt_10-20-10.14.39.png

IMG_20201218_170404-01.jpeg
Barang yang saya belanja di Swalayan Suman Mark

Sekitar jam 17.30 saya sudah di belakang kemudi mobil menuju Pidie Jaya. Tapi hanya beberapa menit kemudian saya kembali singgah di pom bensin yaitu SPBU Bambi untuk mengisi bensin. Di pom bensin ini saya mengisi bensin jenis Pertamax dengan harga per liter 9100 rupiah atau sekitar 3,8 STEEM.

IMG_20201218_173803-01.jpeg
Saat memasuki pom bensin / SPBU Bambi untuk mengisi bensin

Dari pom bensin ini, saya langsung melaju ke Pidie Jaya untuk kembali ke rumah. Dengan kecepatan sedang karena suasana lalu lintas yang sedikit padat, saya kembali harus menempuh perjalanan sekitar satu jam untuk tiba di rumah. Menjelang matahari terbenam yakni sekitar jam 7.20, saya sudah tiba di rumah.

Setelah memarkirkan mobil di garasi, saya langsung masuk ke dalam rumah untuk mandi dan bersiap menuju ke masjid untuk menunaikan shalat Maghrib. Setelah selesai menunaikan shalat Maghrib, saya kembali ke rumah dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

Terimakasih kepada @steemcurator01 dan @steemcurator02 yang selalu mendukung konten yang berkualitas dan sesuai aturan

Post ini di atur power up 100%

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

nampaknya tempat loundry menjadi tempat yang sangat fovorit saat ini...

Hehehe, lebih simpel bang apalagi di saat cuaca yang sering hujan belakangan ini.