The Diary Game (November 11, 2020) - TerenyuhsteemCreated with Sketch.

in hive-103393 •  5 months ago 

IMG_20201114_180031.jpg

Ku pacu mobil dengan kecepatan tinggi di pagi ini untuk menuju ke tempat kerja di Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli, ini semua karena aku terbangun sedikit kesiangan karena tidur lagi setelah sholat subuh tadi. Semalam aku baru tidur sekitar jam 2 dini hari setelah kembali dari pertemuan silaturrahmi dengan komunitas Steem di Aceh.

Saat aku keluar dari pintu rumah jam menunjukkan pukul 08.23 pagi. Dan sekitar jam 9 pagi aku sudah tiba di rumah sakit tempat aku bekerja. Cuaca yang cerah dengan lalu lintas yang padat harus ku lalui di pagi ini. Di dalam perjalanan aku sempat di hubungi oleh rekan kerjaku karena sudah ada pasien yang menunggu untuk melakukan pemeriksaan khusus den dengan menggunakan media kontras dengan modalitas imaging CT Scan.

IMG_20201111_084530-01.jpeg
Dalam perjalanan menuju tempat kerja, foto ini saya ambil di sekitar 500 meter sebelum Puskesmas Glumpang Tiga Kabupaten Pidie

Saat aku tiba di Departemen Radiologi, aku langsung menemui pasien ku. Aku meminta maaf atas keterlambatan ku. Mereka dapat memaklumi apalagi dengan ciri khas ku yang sering mencandai mereka dengan sedikit humor. Sebelum dilakukan pemeriksaan dengan modalitas imaging CT Scan, saya terlebih dahulu melakukan kalibrasi harian untuk memastikan modalitas imaging tersebut layak untuk digunakan.

Setelah itu rekan kerjaku memanggil pasien satu persatu menurut nomor antri untuk kami lakukan pemeriksaan dengan modalitas imaging CT Scan. Tiba giliran seorang bayi yang masih berumur belum mencapai satu tahun hati kami terenyuh dengan kondisi bayi tersebut yang sangat memprihatinkan. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut di diagnosa menderita tumor di bagian Abdomen.

IMG_20201111_102745-01.jpeg
Rekan kerjaku sedang mengatur posisi pasien di meja pemeriksaan CT Scan di Departemen Radiologi Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli

Dari guratan wajahnya terlukis kepedihan dan rasa sakit yang di deritanya, apalagi latar belakang keluarganya yang termasuk masyarakat kurang mampu. Bayi itu kadang menangis menahan rasa sakit, senyuman indah yang sering kita lihat pada bayi seakan telah sirna di wajahnya. Kami mencoba menghiburnya tapi apalah daya, anak seusia itu belum tahu dengan kondisi kesehatan. Yang dia tahu dia selalu merasa sakit di perutnya yang membesar seperti bayi busung lapar.

Sekitar jam 12 lewat kami menghentikan aktivitas melayani pemeriksaan pasien untuk beristirahat, makan dan sholat. Sekitar jam 2 siang saat saya kembali ke Departemen Radiologi, kebetulan bertemu lagi dengan ayah dari bayi tadi. Dia penasaran dengan pemeriksaan. Saya hanya mencoba menghiburnya sekuat hati. Tidak terasa air mataku ikut menetes saat ayah dari bayi tersebut menangis di depan ku. Dia tidak kuat melihat penderitaan anaknya yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir.

Setelah menghiburnya, dia pamit untuk membawa pulang obat-obatan yang diambilnya di apotek rumah sakit. Saya segera menuju ke Departemen Radiologi yang jaraknya hanya beberapa meter lagi dari tempat saya bertemu dengan ayah dari bayi tersebut. Aku segera melakukan proses pengolahan data imaging di komputer, yang merupakan hasil dari pemeriksaan dengan modalitas CT Scan.

IMG_20201111_144040-01.jpeg
Saya sedang melakukan pengolahan data imaging di komputer CT Scan di Departemen Radiologi Teungku Chik Ditiro Sigli

Pekerjaan ini harus saya lakukan dengan sangat teliti untuk memastikan semua informasi medis dari pemeriksaan tersebut dapat terungkap (terlihat) secara maksimal untuk menegakkan diagnosa. Tugas saya sebagai radiografer hanya menyajikan data secara maksimal, untuk menyimpulkan hasil pemeriksaan menjadi tugas dari radiolog.

Sekitar jam 5 sore saya sudah meninggalkan Departemen Radiologi untuk pulang ke rumah karena jam kerja ku sudah selesai hari ini. Kembali aku menempuh perjalanan selama hampir satu jam untuk tiba di rumah. Tiba-tiba dalam perjalanan, rasa kantuk menderaku dan tidak dapat ku tahan. Aku segera menghentikan mobil di pinggir jalan dan beristirahat sejenak. Saya sempat terlelap beberapa menit, saat terbangun serasa energi ku seperti terisi kembali dan aku meneruskan perjalanan dan sekitar jam 6 sore tiba di rumah.

Sampai menjelang malam dan waktunya tidur aktivitas aku hanya di dalam rumah mengisi waktu bersama keluarga. Dan menjelang waktunya tidur aku menyempatkan waktu sekitar setengah jam membuka laman Steemit untuk melakukan kurasi.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Abdomen itu perut ya Om?

Benar sekali Tante.. 😀😀

"Tidak terasa air mataku ikut menetes saat ayah dari bayi tersebut menangis di depan ku. Dia tidak kuat melihat penderitaan anaknya yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir."

Saya bisa merasakan apa yang di rasakan oleh ayah dari bayi tersebut. Rasanya perih, sakit dan lain sebagainya. Seakan Tuhan tidak adil. Tapi saya harus bisa mengikhlaskan ketentuan takdir dari Alloh SWT. Yang saya yakini saat ini, mungkin memang itu permintaan saya, yang tidak saya sadari, sehingga harus kehilangan ke dua anak-anak kami yang masih bayi. Meskipun para tenaga ahli dari dunia kedokteran telah berusaha sebaik mungkin, tapi takdir Alloh yang menang.

Kelak mereka akan menanti anda di pintu surga.. Aamiin

Aamiin Allohumma Aamiin.

Kalau saya di masukin ke mesin itu, yang ada kelihatan masalah di layar komputer. Masalahnya pun sama bang @el-nailul🤔🤔

Masalahnya apa @nazarul
Karena masalah anda dengan dek Ayu tidak akan terlihat di sana..🤣🤣

Masalah kesehatan pasca bang @el-nailul kesini🤪

🤣🤣🤣🤣🤣

Congratulations on being a winner in Season 2 of The Diary Game...

The Steemit Team

Wawasan baru buat saya, ternyata rafiografer dan radiolog itu berbeda. Semoga adik bayi itu diberikan kesembuhan, juga kesabaran bagi kedua orang tuanya...

Beda profesinya dek
Radiolog itu dokter spesialis radiologi yang tugasnya mendeskripsi gambar imaging yang dihasilkan oleh radiografer, sedangkan radiografer seperti saya itu tenaga kesehatan yang mahir dalam bidang pemeriksaan dengan modalitas sinar-x dalam menghasilkan gambar imaging untuk di interpretasi oleh radiolog.

Kawan-kawan saya banyak yang takut jadi radiografer karena khawatir terpapar radiasi. Apa sebenarnya memang begitu ya ? By the way saya suka alat MRI hehehe, apa disana ada alatnya?

Radiasi memang ada efeknya, makanya setiap pemeriksaan rontgen harus dipertimbangkan asas justifikasi yaitu mempertimbangkan manfaat dan mudharat. Kami sebagai pekerja radiasi sudah dilindungi oleh aturan internasional yang mengikat agar proteksi radiasi terhadap pekerja radiasi dapat ditekan serendah mungkin. Seiring perkembangan teknologi, isu proteksi radiasi dan keselamatan pekerja dan pasien semakin diutamakan dalam setiap pemeriksaan radiologi.

Alhamdulillah tahun ini sudah ada modalitas imaging MRI, tapi belum diserahterimakan. Baru saja selesai di instal. MRI itu sangat aman, karena tidak ada radiasi, karena memanfaatkan magnet yang tinggi. Di RS kami kekuatan magnet yang di gunakan itu 15.000 Gauss atau 1,5 Tesla.
Begitu kira-kira dek..😀

Wah kalau dibahas bisa jadi satu postingan nih. Udah ada "tesla"-nya, berarti menyangkut fisika. Saya break dulu ya hahaha😂

Yup, benar sekali, cara kerjanya dengan ilmu fisika karena ada magnetnya juga.