The Diary Game (September 18, 2020) - Day 43 : Positif (Aja) LagisteemCreated with Sketch.

in hive-103393 •  last month 

IMG_20200918_112204.jpg

Kembali saya memulai hari dari pukul 5 pagi saat alarm di smartphone berbunyi. Dengan langkah lunglai saya menuju ke kamar mandi yang hanya berjarak 6 langkah dari tempat tidur. Saya menyikat gigi dan berwudhu di kamar mandi kemudian menggunakan baju untuk pergi ke masjid yang jaraknya hanya selemparan batu dari rumah. Sang muazin sedang mengumandangkan azan dengan irama sangat syahdu, ini terdengar melalui toa yang diletakkan di menara masjid. Dan saya pun mempercepat langkah agar tidak terlambat tiba di sana.

Saat tiba di masjid Meunasah Raya ini saya pun larut dalam kekhusyukan sholat Subuh bersama jamaah lainnya. Pagi ini Ustadz Ruslan yang menjadi imam, dan setelah selesai menunaikan sholat Subuh, dilanjutkan dengan kajian agama Islam yang disampaikan oleh Ustadz Ruslan juga. Pagi ini Ustadz Ruslan mengambil tema kajian agama Islam tentang peranan orang tua dalam pendidikan anak. Kajian ini hanya berlangsung selama 20 menit dan sekitar pukul 6 lewat saya sudah kembali ke rumah.

Saat baru tiba di rumah, istri saya langsung menyodorkan secangkir minuman racikannya yang terbuat dari madu, jahe, kayu manis dan gula aren. Dalam sekejap saja minuman tersebut sudah saya habiskan. Kemudian saya masuk ke dalam kamar tidur untuk mengambil smartphone dan membuka laman Steemit. Setelah membaca beberapa entri diary steemian lainnya, saya memberikan komentar dan terakhir memberikan voting.

IMG_20200918_061444-01.jpeg
Minuman yang di ramu oleh istri saya dari madu, jahe, kayu manis dan gula aren

Sekitar jam 6.40 pagi, istri saya menyuguhkan sarapan dengan menu kesukaan saya yaitu "Buleukat Seulai" (Ketan Srikaya). Saya pun membuka bungkusnya dari daun pisang dan menghabiskannya dalam sekejap. Kemudian saya mandi dan bersiap untuk ke tempat kerja yaitu di Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli. Sekitar jam 7 pagi saya sudah dalam perjalanan ke tempat kerja. Memerlukan waktu satu jam untuk tiba di tempat kerja dengan kecepatan sedang menggunakan mobil.

IMG_20200918_064115-01.jpeg
"Buleukat Seulei" atau Ketan Srikaya yang menjadi menu sarapan saya pagi ini

Jam 8 pagi saya sudah tiba di rumah sakit dan segera menuju ke Departemen Radiologi. Suasana Departemen Radiologi masih sepi dan belum ada pasien, saat saya masuk ke dalam hanya ada beberapa rekan kerja saya yang terlebih dulu datang. Mereka asyik bercengkrama satu sama lain. Saya pun bergabung dengan mereka.

Beberapa saat kemudian sekitar pukul 8.40 pagi sudah berdatangan pasien satu per satu dan kami pun larut dalam kesibukan masing-masing untuk memberikan pelayanan kepada pasien. Saya sendiri sibuk di bagian CT Scan baik dalam melakukan pemeriksaan maupun mengolah data imaging sehingga layak untuk di ekspertise (menelaah deskripsi imaging radiologi) oleh radiolog. Sekitar jam 12 siang pekerjaan saya sudah selesai dan saya menuju ke masjid At Taqwa yang terletak di depan rumah sakit untuk menunaikan sholat Jumat.

IMG_20200918_101709-01.jpeg
Saat melakukan pemeriksaan dengan modalitas CT Scan di Departemen Radiologi Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli

Setelah selesai menunaikan sholat Jumat sekitar jam 13.30 saya segera kembali ke Departemen Radiologi untuk memeriksa pekerjaan yang belum selesai. Ternyata ada beberapa imaging yang sebelumnya belum saya cetak, sudah di cetak oleh rekan kerja saya Tia Jabarina. Beberapa saat kemudian saya mendapatkan kabar dari kakak sepupu saya bahwa dia dan suaminya terkonfirmasi positif terjangkit COVID-19 melalui hasil swab test pada hari selasa lalu. Saya sangat terkejut dengan berita tersebut, saya pun memberikan semangat dan motivasi agar dia dan suaminya sabar menjalani musibah ini. Sekitar pukul 2 siang saya meninggalkan Departemen Radiologi dan pulang ke rumah. Butuh waktu satu jam untuk tiba di rumah dan sekitar jam 3 sore saya sudah tiba di rumah.

Setelah membersihkan tubuh di kamar mandi, saya segera makan siang dan kemudian beristirahat. Sekitar jam 4 sore saya terbangun dan segera menunaikan sholat Ashar, kemudian saya menuju ke warung kopi "Pusaka" untuk menikmati secangkir teh tarik. Warung kopi ini letaknya di Jalan Banda Aceh - Medan Simpang Empat Meurah Dua dan hanya 5 menit dari rumah. Teh tarik ini menurut saya sangat nikmat dan satu cangkir harganya 5.000 rupiah (1,8 STEEM). Sekitar pukul 17.30 sore saya sudah kembali ke rumah.

IMG_20200918_151200-01.jpeg
Menikmati Teh Tarik di warung kopi "Pusaka"

Dari sore sampai malam kegiatan saya hanya di rumah saja bersama keluarga, sekitar pukul 19.40 malam saya menuju ke masjid Al Munawwarah yang letaknya hanya sekitar 5 menit dari rumah untuk menunaikan sholat Isya berjamaah. Saya paling sering menunaikan sholat di masjid ini selain masjid yang dekat dengan rumah saya. Sekitar jam 20.10 malam saya sudah selesai menunaikan sholat Isya di masjid tersebut.

IMG_20200618_200530-01.jpeg
Menunaikan sholat Isya di masjid Al Munawwarah Meurah Dua

Kemudian saya menuju ke Kota Meureudu untuk membeli pesanan istri saya yaitu burger di outlet "Kebab Turki Arief" yang terletak di depan alun-alun kota Meureudu. Dari masjid tersebut jaraknya hanya 10 menit. Saya membeli dua porsi burger di outlet ini, satu untuk istri dan satu lagi untuk saya sendiri. Harganya 12.000 rupiah per porsi (4,5 STEEM). Setelah membeli burger saya segera kembali ke rumah. Dan tiba di rumah kami menyantapnya bersama. Sampai waktu tidur tiba, kegiatan saya tetap di dalam rumah.

IMG_20200918_202821-01.jpeg
Outlet "Kebab Turki Arief", tempat saya membeli burger

IMG_20200918_205837-01.jpeg
Burger yang saya beli di outlet "Kebab Turki Arief" yang siap di santap

Info:

Saya dan tim mengadakan kontes fotografi dalam The Diary Game, anda dapat mengunjungi link berikut ini untuk info lebih detail tentang kontes.
https://steemit.com/hive-103393/@steem.sea/steem-sea-community-contest-part-6-photography-in-the-diary-game
Semoga kontes ini juga mendapatkan dukungan dari @steemcurator02.

Kami bergabung dalam tim Aceh-Indonesia yang terdiri dari saya sendiri sebagai leader, @muzack1, @ernaerningsih, @lord-geraldi dan @p3d1.


Ingin tahu tentang saya? Klik disini


Lokasi:

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Share ke Twitter

IMG_20200921_134456.jpg

Memanfaat sebuah momen untuk saling berbagi, nikmat sekali rasa burgernya.
Setiap hari dengan aktivitas yang sangat padat. Sukses selalu...

#onepercent
#indonesia

Terima kasih bang.

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Curated by @blessed-girl

r2cornell_curation_banner.png

Enhorabuena, su "post" ha sido "up-voted" por @dsc-r2cornell, que es la "cuenta curating" de la Comunidad de la Discordia de @R2cornell.

Cara pengambilan Foto terlihan sangat profesional pada gambar ke 6, Majid al-munawwarah begitu elegan dengan gaya foto tersebut, posisi pengambilan foto juga sangat tepat.

#onepercent
#indonesia

Saya juga sangat terkejut dengan hasil yang saya foto. Karena ini di luar kemampuan saya..

Bagaimana tanggapan @nazarul tentang gambar tersebut.?

Iya, dia juga sangat terpukau dengan gambar tersebut

Saya perhatikan kondisi buleukat nya masih dalam setengah matang ya ?

Oh tidak bang, itu karena efek kamera saja.

Hmmm yaya

@anroja saya hanya fokus pada gambar mesjid yang anda ambil. Ini sangat bagus dan dapat dari segala sudut.👍

#onepercent
#indonesia

Itu benar, saat pertama mengambilnya saya terkejut dengan hasilnya.

Anda selalu serapan dengan beulukat seulei, sepertinya rasanya sangat enak.
Saya gagal fokus melihat burger anda poto, burger salah satu kesukaan saja juga.

#onepercent
#indonesia

Buleukat Seulei merupakan salah satu menu sarapan favorit saya.

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

Sorry we missed the voting window on this post. An extra vote will be added to your next Diary Game post.

Keep following @steemitblog for the latest updates.

The Steemit Team