The Diary Game (September 19, 2020) - Day 44 : Untuknya dan UntukkusteemCreated with Sketch.

in hive-103393 •  last month 

IMG_20200919_104820.jpg

Hari sabtu merupakan momen untuk menikmati pagi dengan caraku. Karena aku bisa bermalas-malasan di atas tempat tidur. Tapi pagi ini tetap seperti pagi lainnya, acaranya bermalas-malasan biasanya saya lakukan setelah menjalani aktivitas rutin di pagi hari. Pagi ini saya tetap ke masjid yang dekat dengan rumah untuk menunaikan sholat Subuh. Kemudian sekitar jam 05.40 saya sudah kembali rumah. Dan di jam segini kebiasaan saya membuka laman Steemit untuk memeriksa notifikasi yang masuk dan tentu saja juga melakukan kurasi terhadap beberapa Steemian yang berpartisipasi di The Diary Game.

Kemudian istriku di pagi ini juga tidak lupa menyuguhkan minuman ramuan untuk menjaga kondisi tubuh. Dia kembali menyuguhkan minuman dari madu dan lemon dengan di campur air panas. Saya menyeruput perlahan-lahan dan merasakan sensasi kesegarannya. Karena hari ini saya libur dari aktivitas pekerjaan di rumah sakit, istri saya tidak segera menyiapkan sarapan untuk saya. Tapi kami bersama anak-anak pagi ini berjalan kaki mengelilingi pedesaan tempat kami tinggal.

IMG_20200919_062941-01.jpeg
Jalan yang kami lalui saat berjalan kaki di pagi ini, yang terletak di dekat area persawahan

Aktivitas berjalan kaki ini kami mulai sekitar pukul 06.15 pagi. Karena berjalan kaki bersama anak-anak, kami hanya menempuh rute terpendek dengan hanya menempuh jarak sejauh 2 kilometer selama lebih dari satu jam. Tentunya rute ini juga melewati jalan yang berbatasan dengan area persawahan. Kami tiba kembali di rumah sekitar pukul 07.30 pagi. Dan saat tiba di rumah lebih banyak menghabiskan waktu di teras rumah sambil mengawasi anak-anak bermain di depan rumah.

Sekitar pukul 8 pagi, istri saya menyajikan sarapan untuk saya dengan menu nasi goreng dan telur dadar. Hanya dalam sekejap saya susah menghabiskan menu sarapan pagi ini dan kemudian saya kembali ke teras rumah untuk mengajak anak-anak masuk ke salam rumah untuk membersihkan tubuhnya di kamar mandi. Kemudian saya masuk ke dalam kamar tidur dan melakukan pemanasan untuk bermalas-malasan di atas tempat tidur.

Saya sampai tertidur di atas kasur dan baru terbangun saat Azkadina sedang bermain dengan smartphone ibunya di samping saya. Dia asyik mengambil gambar saya yang sedang tertidur. Saat saya terbangun, saya juga memotretnya yang masih memegang smartphone dan melihat foto hasil pemotretannya. Setelah bercengkrama dengannya, saya bangun dari tempat tidur dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh. Saat itu saya melihat jam sudah menjelang jam 11 siang.

IMG_20200919_101236-01.jpeg
Azkadina yang sedang melihat foto saya yang di potret dengan smartphone di dalam rumah

Sejurus kemudian saya sudah berganti pakaian dan masih bercengkrama bersama anak-anak. Sekitar pukul 11.30 siang saya dihubungi oleh salah satu teman saya untuk bertemu dengannya di warung kopi "Terminaltor" yang terletak di kompleks terminal Kabupaten Pidie Jaya yang jaraknya hanya lima menit dari rumah. Tiba saya di sana suasana sangat sepi hanya ada teman saya dan dua orang lainnya.

IMG_20200919_120943-01-01.jpeg
Suasana warung kopi "Terminaltor" yang masih sepi siang ini

Kami nongkrong di sini sampai menjelang azan Zhuhur dan kemudian kami bersama-sama ke masjid Al Munawwarah untuk sholat berjamaah. Masjid ini letaknya hanya selemparan batu dari warung kopi "Terminaltor". Hari ini azan Zhuhur di tempat kami pada jam 12.31 siang. Masjid Al Munawwarah ini terletak di tepi jalan Nasional yaitu Jalan Banda Aceh - Medan Desa Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya (Aceh, Indonesia).

IMG_20200919_125558-01.jpeg
Masjid Al Munawwarah tempat saya menunaikan sholat Zhuhur hari ini

Setelah selesai menunaikan sholat Zhuhur, saya kembali ke rumah begitu juga dengan teman saya. Tiba di rumah, istri saya sudah menyiapkan hidangan untuk menu makan siang. Saya tidak menunggu lama dan langsung menyantap makan siang bersama keluarga. Sesekali saya harus menyuapi Azkadina yang selalu berada di samping saya saat saya sedang makan. Selesai menikmati makan siang, saya beristirahat di dalam kamar.

IMG_20200919_132856-01.jpeg
Menu makan siang hari ini yang di masak istri di rumah

Sekitar pukul 3 siang, bang @alol menghubungi saya dan mengabari bahwa beliau sudah dalam perjalanan dari Lueng Putu (Pidie Jaya, Aceh) untuk pulang ke Aceh Utara tempat domisilinya. Beliau ingin bertemu dengan saya karena ada hal penting yang ingin ditanyakan. Saya pun membuat janji dengannya untuk bertemu di warung kopi "Arwana" yang terletak di kompleks pom bensin Meurah Dua (Pidie Jaya, Aceh).

Sekitar jam 15.35 sore saya menuju ke masjid Al Munawwarah lagi untuk menunaikan sholat Ashar. Saat baru saja selesai menunaikan sholat Ashar, bang @alol menghubungi saya kembali dan mengabarkan bahwa beliau sudah tiba di warung kopi "Arwana", tempat yang kami janjikan tadi. Saya segera meluncur ke sana dengan sepeda motor butut yang setia menemani saya saat di kampung.

Walaupun saya belum pernah bertemu dengan bang @alol, tapi saya langsung mengenalinya saat saya tiba di warung kopi "Arwana", bang @alol yang memiliki sifat bersahaja dan sederhana ini langsung akrab dengan saya. Padahal ini merupakan pertemuan pertama kami dan sebelumnya kami juga jarang berkomunikasi lewat telpon. Kami berdiskusi dan bercerita banyak hal di sini dan tidak terasa dua jam kami menghabiskan waktu di sini. Kami di sini sama-sama memesan secangkir kopi dan sepiring Mie Aceh.

IMG_20200919_171046-01.jpeg

IMG_20200919_172751-01.jpeg
Bertemu bang @alol di warung kopi "Arwana" sore ini

Sekitar jam 6 sore bang @alol meminta pamit untuk pulang karena dia butuh waktu hampir dua jam lagi untuk tiba di rumah di salah satu kecamatan di Aceh Utara. Setelah melepaskan kepergiannya, saya juga beranjak dari sana untuk pulang ke rumah.

Hanya sekitar 8 menit saya sudah tiba di rumah dan langsung di sambut oleh anak-anak yang sedang bermain di teras rumah. Hanya sekitar 15 menit saya bermain dengan mereka di teras rumah, kemudian saya mengajak mereka untuk masuk ke dalam rumah karena hari sudah mulai gelap. Beberapa menit kemudian saya sudah siap pergi ke masjid terdekat untuk menunaikan sholat Maghrib.

Dari masjid, saya kembali lagi ke rumah dan menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Sekitar jam 9 malam saya kembali menuju ke warung kopi "Terminaltor" untuk nongkrong bersama teman-teman. Saat saya tiba di sana sudah ramai pengunjung di warung kopi ini dan saya pun bergabung dengan teman-teman lainnya. Saya memesan satu cangkir teh lemon hangat dengan harga hanya 5.000 rupiah (1,9 STEEM)

IMG_20200919_210817-01.jpeg
Teh lemon yang saya pesan saat nongkrong bersama teman-teman di warung kopi "Terminaltor"

Saya melihat kiri kanan untuk mencari @nazarul, ternyata dia tidak ada di sini. Saya mencoba menghubunginya tapi nomornya tidak aktif. Beberapa saat kemudian dia mengirim pesan kepada saya, bahwa dia sedang beristirahat setelah kembali dari daerah pegunungan. Sekitar jam 12 dini hari saya baru pulang ke rumah dan beristirahat.

Info:

Saya dan tim mengadakan kontes fotografi dalam The Diary Game, anda dapat mengunjungi link berikut ini untuk info lebih detail tentang kontes.
https://steemit.com/hive-103393/@steem.sea/steem-sea-community-contest-part-6-photography-in-the-diary-game

Kami bergabung dalam tim Aceh-Indonesia yang terdiri dari saya sendiri sebagai leader, @muzack1, @ernaerningsih, @lord-geraldi dan @p3d1.


Ingin tahu tentang saya? Klik disini


Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Share ke Twitter

IMG_20200922_133505.jpg

Pertemuan dengan senior dengan senior dalam dunia steem, tentunya melahirkan sebuah ide kreatif.

#onepercent
#indonesia

Pastinya begitu bang, juga sebagai silaturrahmi

Libur akhir pekan memang harus dimanfaatkan dengan penuh kualitas bersama keluarga tercinta
#onepercent
#indonesia

Saya penasaran bagaimana cara melakukan pemanasan untuk bermalas-malasan di atas tempat tidur! Coba di jelaskan Oom. Kali aja steemian yang lain bisa mencontoh cara ini. 😊😊

#onepercent
#indonesia

@anroja , saya sangat menunggu kedatangan @alol Meureudu Pidie Jaya. Aku melewatkan Momen yang luar biasa ini.

#onepercent
#indonesia

Iya, maaf kawan... Saya kemarin lupa menghubungi anda..🤦‍♂️

Saya belum pernah mendengar @alol selama berada di steemit, mungkin di sana nanti saya dapat bertemu dengan beliau, terlihat sekali bahwa beliau adalah orang yang memiliki wawasan yang luas.

#onepercent
#indonesia

Beliau selama ini memang kurang aktif dalam menulis di Steemit, lebih banyak melakukan trading.

Teh lemon sangat membantu ke stabilan tubuh, apalagi cuaca akhir-akhir ini sangat tidak menentu, dengan sering mengkonsumsi teh lemon akan menjaga tubuh tetap sehat.

#onepercent
#indonesia

Itu benar sekali @thepink.

Saya suka cara pak @anroja menghabiskan waktu akhir pekan, beristirahat sambil bekerja. Steem on pak.

#onepercent
#indonesia

Terima kasih bang @yokicl

  ·  last month (edited)

Setelah melihat foto Azkadina, saya jadi lupa melanjutkan alur ceritanya. Putri kecil bang @anroja betul-betul sangat manis dan imut. Boleh kah saya menyimpan gambarnya, saya tak pernah bosan melihatnya, makin lama saya perhatikan, putrinya makin tambah manis.

Tolong sampaikan salam saya buat putrinya pak, kalau dia tanya, kasih lihat foto saya. Saya ingin tau responnya Azkadina, takut melihat saya or tidak 😊

😀😀😀😀 Akan saya sampaikan, tapi di kaloen ureung agam takut dia.

Owalaaahhh, 😂

😀😀

Sep tari aneuk gadis cilik geuh, misal saja itu putri saya, uh akan saya bawa kemana pun saya pergi, dan saya pamer ke semua orang 😃

😀😀😀😀

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

Sorry we missed the voting window on this post. An extra vote will be added to your next Diary Game post.

Keep following @steemitblog for the latest updates.

The Steemit Team