My Diary (19 Juni 2020): Bekerja Paruh Waktu

in hive-122035 •  8 months ago 

IMG_20200620_060552.jpg

Pukul 04.45 pagi alarm di smartphone saya berdering membangunkan tidur saya. Saya segera meraih smartphone untuk mematikan suara alarm tersebut. Sejurus kemudian saya sudah di kamar mandi dan bergegas menuju ke masjid untuk menunaikan sholat Subuh. Pulang dari masjid, saya bersama istri saya berjalan kaki mengelilingi pedesaan kami sambil menghirup udara pagi yang sangat segar. Kami berjalan kaki sejauh 5 kilometer dengan kecepatan sedang sambil bertegur sapa dengan beberapa orang yang bertemu dengan kami di sepanjang jalan yang kami lalui. Rute yang kami tempuh merupakan jalan yang menghubungkan satu desa dengan desa lainnya, selain itu kami juga melewati perbatasan desa dengan persawahan.

IMG_20200620_063008.jpg

IMG_20200620_061254.jpg

IMG_20200620_063736.jpg
Jalan yang kami lalui saat berjalan di waktu pagi sambil melihat matahari terbit di batas desa

Sekitar pukul 8 pagi kami sudah kembali tiba di rumah orang tua kami. Setelah menikmati sarapan bersama, saya segera mandi dan berangkat ke Rumah Sakit Kabupaten Pidie Jaya. Seperti cerita saya kemarin pada postingan My Diary (18 Juni 2020), saya hari ini akan bekerja paruh waktu di Rumah Sakit tersebut. Saya tiba di rumah sakit tersebut sekitar pukul 9 pagi. Setelah memarkirkan mobil di tempat parkir, saya langsung menuju ke Departemen Radiologi rumah sakit tersebut untuk bertemu dengan pimpinan Departemen Radiologi. Ada beberapa hal yang ingin saya bicarakan dengannya menyangkut dengan penerapan proteksi radiasi dan keselamatan pasien serta membahas tentang pengurusan perpanjangan izin pesawat Rontgen.

IMG_20200619_103652.jpg

IMG_20200619_103820.jpg

IMG_20200619_103910.jpg
Departemen Radiologi Rumah Sakit Kabupaten Pidie Jaya

Bukan hanya dengan pimpinan Departemen Radiologi, saya juga menjumpai Direktur Rumah Sakit tersebut hanya sekedar untuk bertegur sapa. Karena Direktur Rumah Sakit tersebut merupakan rekan kerja saya dulu di Rumah Sakit Teungku Chik Ditiro Sigli yang merupakan rumah sakit tempat saya bekerja sehari-hari. Saya hanya sebentar bertemu dengan beliau, karena beliau sangat sibuk dengan berbagai agenda kantornya. Kami hanya membicarakan masalah perkembangan pembangunan gedung Departemen Radiologi yang baru pada tahun ini.

Sekitar pukul 12 siang saya pamit untuk pulang kepada pimpinan Departemen Radiologi, saya langsung menuju ke masjid untuk menunaikan sholat Jumat. Setelah selesai menunaikan sholat Jumat, saya pulang ke rumah untuk makan siang. Sampai pukul 4 sore saya masih di rumah bersama keluarga sambil menonton televisi.

Di waktu sore, saya sambil mengendarai sepeda motor berkeliling pedesaan dan perhentian saya berakhir di sebuah peternakan sapi yang berada di pinggir sungai. Peternakan sapi ini merupakan milik sahabat saya. Dia memiliki sekitar 80 lebih sapi. Dia memiliki lahan yang luas untuk menanam rumput sebagai makanan utama sapi peliharaannya. Di peternakan sapi tersebut dia memperkerjakan dua orang untuk membantunya membersihkan kandang sapi dan memotong rumput serta memandikan sapi-sapi tersebut setiap hari.

IMG_20200619_173005.jpg

IMG_20200619_174511.jpg

Letak peternakan sapi ini sangat strategis karena jauh dari pemukiman penduduk dan dekat dengan sungai. Sehingga kotoran sapi tidak mengganggu pemukiman penduduk. Menurut wawancara saya dengan sang pemilik peternakan sapi tersebut, saat ini sudah ada sekitar 40 sapi yang telah di pesan untuk di sembelih saat qurban di Hari Raya Idul Adha nanti. Targetnya saat qurban nanti 80% sapi-sapinya terjual semua. Setelah sekian lama di peternakan sapi tersebut, saya menuju sungai yang tidak jauh dari peternakan sapi tersebut. Ternyata sangat ramai orang yang berada di sungai tersebut. Ada yang sedang mencuci pakaian, mencuci mobil dan sepeda motor. Ada juga yang mandi dan berenang di sungai.

IMG_20200619_173527.jpg

IMG_20200619_173605.jpg

IMG_20200620_071326.jpg
Suasana dan aktivitas masyarakat di sungai

Menjelang matahari terbenam saya pulang ke rumah dan bersiap menunaikan sholat Maghrib di masjid terdekat. Setelah sholat Isya saya baru keluar dari masjid dan menuju ke salah satu warung kopi untuk nongkrong bersama teman-teman saya sambil menikmati secangkir kopi.

IMG_20200619_225506.jpg

IMG_20200619_225532.jpg
Nongkrong bersama teman-teman semasa kecil


Catatan:
Semua gambar di atas saya potret dengan menggunakan kamera smartphone saya Mi Note 10 Pro.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Twitter Screenshot:

IMG_20200621_121933.jpg

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

Keep following @steemitblog for the latest updates.

The Steemit Team

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Curated by @blessed-girl

r2cornell_curation_banner.png

Enhorabuena, su "post" ha sido "up-voted" por @dsc-r2cornell, que es la "cuenta curating" de la Comunidad de la Discordia de @R2cornell.