The Diary Game (June 24, 2020): Gagalnya Rencana Karena Lupa

in hive-122035 •  8 months ago 

IMG_20200625_061520.jpg

Hari ini saya kembali mendapatkan jatah libur dari pekerjaan di rumah sakit, selama pandemi Covid-19 ini, jam kerja kami dibatasi. Selama satu bulan kami hanya bekerja sekitar 15-17 hari. Selain karena terjadi penurunan jumlah pasien yang membutuhkan pelayanan rumah sakit, juga karena rentannya tenaga kesehatan terjadi penularan dari infeksi virus corona tersebut. Sehingga tenaga kesehatan yang sedang bekerja dituntut bekerja dengan efektif dan efisien dan mengurangi kontak dengan pasien (untuk pasien non Covid-19). Sedangkan untuk pasien yang dicurigai sudah terinfeksi virus corona akan dilayani dengan menggunakan alat pelindung diri yang lengkap.

Mengawali pagi ini saya pergi ke Bank untuk melakukan setoran uang ke buku rekening. Dari rumah saya pergi dengan menggunakan mobil, jaraknya ke Bank hanya sekitar 10-15 menit perjalan tergantung kepadatan lalu lintas. Tiba di Bank tersebut saya langsung masuk ke dalam, karena sepi dan tidak antri, saya langsung diarahkan ke teller bank. Sang teller bank merupakan gadis cantik yang berumur sekitar 23-25 tahun yang bernama Rika, sesuai dengan papan nama di atas meja teller. Gadis cantik itu langsung berdiri di depan saya menanyakan dengan ramah sambil menebar senyuman manis menyapa saya dan menanyakan apa yang bisa di bantu.

IMG_20200624_094842.jpg
Bank yang saya tuju pagi ini

Saya langsung meraba saku celana untuk mengambil sejumlah uang yang akan saya setor, tapi setelah saya memeriksa seluruh saku celana dan saku baju, saya tidak menemukan uang tersebut. Saya langsung mengambil smartphone dan menghubungi istri saya. Ternyata uang tersebut tertinggal di rumah di atas lemari kecil tempat saya meletakkan tadi sebelum pergi ke bank. Dengan sedikit menahan malu saya langsung menuju ke ruang pimpinan bank tersebut dan gagal melakukan setoran uang ke buku rekening. Di ruang pimpinan bank tersebut yang merupakan teman satu angkatan saya semasa sekolah dulu, saya menceritakan kejadian lucu tersebut dan dia tertawa terbahak-bahak.

IMG_20200624_095236.jpg
Saya bersama pimpinan bank dan security di dalam ruang pimpinan bank tersebut

Setelah selesai urusan yang gagal di bank tersebut, saya menuju ke rumah sakit untuk menjemput kawan saya.

IMG_20200624_113420.jpg

IMG_20200624_113649.jpg
Sedang menunggu teman saya untuk pergi meninjau lahan bakal perumahan kami

Kami rencana akan meninjau lahan yang telah di timbun kemarin. Karena hari ini akan di mulai proses pembangunan pembatas di sekeliling lahan tersebut agar tanah yang menimbun lahan tersebut tidak meluber ke lahan milik orang lain. Sampai di sana kami melihat para pekerja sedang melakukan bekerja keras di bawah teriknya matahari. Kami segera memanggil mandornya untuk menanyakan kendala yang mereka hadapi.

IMG_20200625_071226.jpg

IMG_20200625_071440.jpg

IMG_20200624_115113.jpg
Lahan bakal perumahan kami sedang dilakukan pembangunan pembatas

Menjelang pukul 1 siang kami meninggalkan tempat tersebut, saya mengantarkan teman saya tadi kembali ke rumah sakit, kemudian saya segera pulang ke rumah. Sampai di rumah saya segera menunaikan sholat Zhuhur dan dilanjutkan dengan makan siang. Pukul 14.00 saya kembali mengikuti Webinar (seminar daring) sesi kedua, dengan pemateri Puan Marni Ahmad dari negeri jiran Malaysia dan Bapak Akhmadi dari Indonesia.

IMG_20200624_134144.jpg

IMG_20200624_141409.jpg
Puan Marni Ahmad sedang menyampaikan presentasi materi di Webinar hari ini

Puan Marni Ahmad menyampaikan materi tentang prospek perkuliahan Sonografi dan peluang kerja Sonograf di Malaysia. Sedangkan Bapak Akhmadi menyampaikan materi tentang komparasi peluang dan kesejahteraan Sonograf di Malaysia dan di Indonesia.

IMG_20200624_143721.jpg
Bapak Akhmadi sedang menyampaikan materi webinarnya


IMG_20200625_072034.jpg
Sertifikat yang saya dapatkan saat mengikuti Webinar Sesi I di hari Minggu kemarin

Webinar ini berlangsung selama tiga jam, saya mengikutinya dengan menggunakan aplikasi Zoom di smartphone saya dan menggunakan headset. Setelah selesai mengikuti Webinar tersebut, saya segera menunaikan sholat Ashar sekitar pukul 5 sore. Untuk mengisi waktu saya di sore hari, saya memainkan game Splinterlands di Smartphone saya.

IMG_20200624_204155.jpg

IMG_20200624_204110.jpg
Bermain game Splinterlands di smartphone

Di malam hari, saya lebih cepat tidur karena di luar hujan sangat lebat. Badai petir dan halilintar saling menyalak di malam ini sehingga istri saya ketakutan dan berlindung di pelukan saya.


Catatan:

Semua gambar di atas saya potret dengan menggunakan kamera smartphone saya Mi Note 10 Pro.


Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Share ke Twitter:

IMG_20200625_170619.jpg

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

It is great to be building your new house. When do you think it will all be completed?

The Steemit Team

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Curated by @blessed-girl

r2cornell_curation_banner.png

Enhorabuena, su "post" ha sido "up-voted" por @dsc-r2cornell, que es la "cuenta curating" de la Comunidad de la Discordia de @R2cornell.