The Diary Game (June 28, 2020): Akhir Pekan Bersama Pengantin Pria

in hive-122035 •  last month 

IMG_20200629_131211.jpg

Setelah tadi malam kami menyiapkan antaran dan segala kebutuhan untuk "intat linto baro" (Bahasa Aceh, yang artinya mengantar pengantin pria) yang merupakan adat Aceh dalam pesta perkawinan. Pagi ini kami satu desa beserta sanak famili lainnya akan mendampingi pengantin pria untuk kami antar ke rumah pengantin wanita yang berada tidak jauh dari rumah pengantin pria. Jaraknya hanya 10 menit perjalanan.

IMG_20200628_102542.jpg

IMG_20200628_102457.jpg

IMG_20200628_102644.jpg
Bersama pengantin pria di dalam rumahnya

Sebelum kami mengantarnya, kami berkumpul di rumah pengantin pria, nantinya kami bersama-sama ke rumah pengantin wanita. Tapi pagi ini di koran lokal Aceh kami mendapatkan info larangan dari kepolisian untuk mengadakan pesta perkawinan karena dalam dua minggu ini terjadi lonjakan yang signifikan pasien yang menderita Covid-19. Di satu sisi, kami mendapatkan kabar gembira dengan terlaksananya prosesi adat perkawinan Aceh ini, tapi di sisi lain kami dihantui kegalauan karena imbauan dan larangan dari kepolisian tersebut.

IMG_20200628_102936.jpg

IMG_20200629_132141.jpg

IMG_20200629_133253.jpg
Pengantin pria bersama keluarganya dan saat menuju ke rumah pengantin wanita

Setelah berkomunikasi dengan pihak pengantin wanita serta perangkat pemerintahan desa, acara pesta perkawinan ini tetap dilanjutkan karena segala persiapan sudah terlanjur disiapkan sehingga apabila terjadi penundaan akan mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi kedua keluarga pengantin ini. Kerugian paling besar akan sangat dirasakan oleh pihak pengantin wanita karena sudah melakukan persiapan yang sangat matang. Mereka sudah mengeluarkan biaya yang besar untuk berlangsungnya pesta perkawinan ini.

IMG_20200629_133522.jpg

IMG_20200629_133539.jpg
Para pengantin bersama pendampingnya

Tepat pukul 11 siang kami sudah bergerak untuk mengantar dan mendampingi pengantin pria. Pengantin pria menggunakan seragam kebesaran adat Aceh yang sangat gagah dan perkasa. Hari ini dia merupakan raja sehari. Dia akan dilayani sepenuhnya hati oleh seorang pendamping yang setia menemaninya saat berlangsungnya acara pesta perkawinan ini.

Sampai di rumah pengantin wanita, kami di sambut oleh atraksi tarian Aceh dan "Seumapa" (Berbalas pantun antara perwakilan pengantin wanita dengan perwakilan pengantin pria). Setelah itu pengantin pria dipersilakan memasuki rumah pengantin wanita yang telah dihidangkan berbagai makanan dan minuman yang lezat khas Aceh. Sedangkan para tamu undangan yang mendampingi pengantin pria dipersilakan menyantap hidangan makanan di luar rumah di bawah tenda. Di dalam rumah, pengantin pria hanya didampingi oleh beberapa sanak familinya. Sedangkan pengantin wanita sudah menunggunya di singgasana kecil untuk bersama-sama menyantap hidangan.

Setelah selesai acara makan-makan, maka dilanjutkan dengan acara "peusijuek" (Ritual untuk memberkati pasangan pengantin). Kemudian pengantin tersebut di bawa keluar rumah dan menuju singgasana. Di sana mereka akan duduk dan nantinya para undangan akan mengucapkan selamat sambil berfoto bersama.

Sekitar pukul 1 siang, saya sudah kembali ke rumah bersama istri. Setelah selesai menunaikan sholat Zhuhur, saya menuju ke warung kopi di desa kami. Di sana saya nongkrong bersama teman-temannya saya sambil menikmati secangkir kopi. Saya nongkrong bersama teman-teman sampai jam 4 sore.

IMG_20200628_172627.jpg

IMG_20200628_172846.jpg

IMG_20200628_172743.jpg

IMG_20200628_180312.jpg

IMG_20200628_183025.jpg
Suasana dan panorama pantai Manohara di waktu sore menjelang matahari terbenam

Di waktu sore, istri saya mengajak saya ke pantai Manohara, kami mampir di cafe yang berada di tepi pantai sambil menikmati pantai dan matahari sore. Menjelang matahari terbenam, kami baru beranjak pulang, karena pantai ini tidak di buka untuk umum di waktu malam.


Catatan:

Semua gambar di atas saya potret dengan menggunakan kamera smartphone saya Mi Note 10 Pro.



Ingin tahu tentang saya? Klik disini


Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Share ke Twitter:

IMG_20200629_135338.jpg

Congratulations, your post has been upvoted by @dsc-r2cornell, which is the curating account for @R2cornell's Discord Community.

Curated by @blessed-girl

r2cornell_curation_banner.png

Enhorabuena, su "post" ha sido "up-voted" por @dsc-r2cornell, que es la "cuenta curating" de la Comunidad de la Discordia de @R2cornell.

Hi pak @anroja bagusnya membaca tulisan kamu, persembahan posting juga sangat menarik seperti melihat penulisan di majalah. Teruskan aktif menulis di steemit ya. Terima kasih juga atas perkongsian gambar pasangan yang berkahwin.

Terima kasih banyak kak @cryptokannon. Saya senang dapat berbagi dengan tentang buku harian saya.
Oia, pasangan yang berkahwin itu merupakan pesta terakhir di daerah kami. Karena mulai minggu ini sudah keluar amaran dari kepolisian daerah untuk menghentikan pesta perkawinan karena kasus Covid-19 di Aceh sudah meningkat. Padahal selama satu bulan terakhir di Aceh, kasus Covid-19 di Aceh sudah stagnan di angka 20 kasus. Saat ini sudah meningkat menjadi 86 kasus.

Thank you for taking part in The Diary Game on Steem.

Keep following @steemitblog for the latest updates.

The Steemit Team