Sekilas Tentang Penggunaan Face Shield

in hive-122035 •  last month 

5ed0c37629623-630x420.jpg


Source

Tidak hanya masker, face shield juga marak digunakan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk melindungi diri dari paparan virus Corona.

Tidak tengap, kemudian memudahkan komunikasi karena bisa melihat ekspresi wajah, dan juga harga yang jauh lebih murah. Ini yang menjadi alasan mengapa masyarakat face shield, atau penutup wajah.



5e958cb48be92-produksi-alat-pelindung-wajah-face-shield-untuk-tim-medis_665_374.jpg
Source

Lalu, apakah penggunaan face shield, efektif untuk mencegah Covid-19 ?

Salah satu faktor yang membuat alat ini populer karena banyaknya tempat publik yang kembali beroperasi secara berkala. Tapi benarkah penggunaan face shield ini dapat meminimalisir resiko penularan virus Corona ?

Di dunia medis, face shield bukan barang baru. Face shield biasa dipakai untuk menangani pasien dengan gejala Covid-19, karena harus kontak dekat dengan pasien. Maka membutuhkan perlindungan ekstra.

Face shield digunakan untuk melindungi area yang tidak terjangkau oleh masker, seperti mata, dan wajah bagian atas.

Sebuah study stimulasi batuk tahun 2017 menyatakan, face shield mampu mengurangi paparan virus sebesar 96%, ketika seseorang berada pada jarak 45 centi meter, dari orangb yang batuk.

Ketika stimulasi ini diulang dalam jarak tipikal distancing, yang disarankan yakni sekitar 183 centi meter. Virus yang kemungkinan dihirup oleh penggunanya dapat berkurang hingga 92%.

Namun study ini menunjukkan hasil yang berbeda ketika virus dilepaskan dalam udara yang beraerosol, seperti dilingkungan Rumah Sakit.

Face shield, hanya bisa memblokir virus sebanyak 68%. Meskipun study ini bukan ditujukan secara spesifik untuk Covid-19, tapi artinya face shield masih memiliki resiko paparan virus jika diruang publik, karena masih ada celah dibagian samping, dan bawah.

Face shield seharusnya digunakan secara tepat dengan menutup seluruh wajah hingga ke dagu. Tidak cukup hanya di muka saja, sehingga dapat menjadi penghalang yang aman. Penggunaan harus bersamaan dengan masker.

Untuk memudahkan keberhasilan, face shield sebaiknya pilih yang berbahan plasik. Karena jika ada bagian spons, akan lebih lama kering saat dibersihkan, dan penggunaan desinfektan kurang kurang maksimal pada spons.

Jika terganggu dengan topi, sebaiknya cuci tangan sebelum membersihkan area plastik, dan rutin mencuci seluruh area topi.
Jangan taruh face shield sembarangan, karena akan menjadi alat penyebaran virus. Dan setelah selesai menggunakannya, bersihkan dengan air mengalir dan sabun. Atau gunakan desinfektan media plastik selama 30 detik, sampai 4 menit, sebelum di lap.

Nah, itu dia tadi panduan penggunaan face shield. Yang paling penting selalu tertib menerapkan protokol kesehatan kapan saja.

Semoga bermanfa'at.

Sampai jumpa lagi.

By @midiagam

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!