Melawan Lupa

in hive-193562 •  2 months ago 

IMG_20210119_114037.jpg


Sobat, lupa sebenarnya hal yang lumrah terjadi, namun ada ini kebiasaan lupa yang menjadi indikasi terjadinya penyakit dan harus diwaspadai. Dampaknya bisa berbahaya.

Lupa itu sendiri terbagi dalam beberapa kategori. Ada yang lupa normal, ada juga lupa yang sudah menampakkan penyakit. Lupa yang masih normal contohnya kita ketemu teman lama, kita lupa namanya. Sudah ngobrol lama, tapi kita lupa namanya. Tapi lama-lama ingat lagi. Setelah itu, oh si itu ya. Itu masih normal.



IMG_20210119_113229.jpg

Penyakit lupa ada berbagai jenis, diantaranya disebut dengan dimensia. Dimensia adalah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak. Gejalanya seperti berkurang daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir, serta menurunnya kecerdasan mental. Biasanya dimensia menyerang seseorang berusia lanjut di atas 60 tahun. Atau kita menyebutnya dengan masalah kepikunan.

Dimensia dampaknya bukan pada kehilangan memori atau daya ingat saja, melainkan bisa juga menghilangkan kemampuan berbahasa, berhitung, hingga kemampuan melihat ruang.



IMG_20210119_114002.jpg

Jika diemensia semakin parah, penderitanya bisa lupa diri, bahkan sampai lupa dengan keluarganya dan tak bisa beraktivitas secara normal.

Dimensia juga ada macam-macam, ada yang karena alzheimer, strok, strok berulang-ulang. Itu bisa jadi dimensia juga. Bisa karena kekurangan vitamin B12, kekurangan hormon, biasanya tiroid, trauma yang berulang-ulang.

Dimensia yang paling umum dikenali disebut dengan alzheimer. Meski belum diketahui penyebabnya, beberapa kelainan genetik bisa meningkatkan resiko terjadinya penyakit alzheimer. Biasanya sih akan ditemukan plak atau gumpalan protein beta amiloid, juga jaringan fibrosa yang terbentuk oleh protein.

Serangan lupa yang sering terjadi dialami Deny seorang pria usia 25 tahunan.

Ia kerap mengalami lupa menaruh barang, atau hal-hal sederhana lainnya hampir setiap hari. Yang jelas mengganggu konsentrasi.



IMG_20210119_113204.jpg

Gejala umum yang sering terjadi pada penyakit dimensia adalah kurang tidur. Padahal pola tidur yang paling baik selama 9 jam per hari. Pola tidur yang sehat akan membuat kita merasa fit dan segar ketika bangun.

Jika kita mengalami kekurangan tidur, maka otak akan mengalami kekurangan oksigen. Hal inilah yang menjadi pemicu menurunya daya ingat.

Gejala penyakit dimensia lainnya adalah stress. Pemicunya, jika tubuh dan pikiran dipaksa melakukan aktivitas berat. Hormon stress kemudian akan dikeluarkan berulangkali. Kemampuan fungsi otak pun lalu kian menurun, terutama kemampuan dalam menyampaikan atau mengakses memori.

Dimensia bukan penyakit yang tergolong parah. Dimensia bisa disembuhkan dengan cara mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin dan antioksidan. Misalnya mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan.

Sayur terbukti dapat meningkatkan fungsi sirkuit otak yang mengontrol daya ingat, serta menjaga sistem saraf di tubuh kita.

Uniknya, makanan berlemak ternyata bisa untuk mencegah dimensia juga. Kenapa bisa begitu ya ?

Saraf itukan sel nya ada milinsid, atau selaput. Selaput ini juga butuh kolesterol. Jadi sebetulnya ya kita itu jangan terlalu ekstrem. Jangan terus karena saking takutnya sampai panik tak terkontrol.

Oh iya, mengkonsumsi air putih secara teratur juga dipercaya mengatasi dimensia. Soalnya organ tubuh termasuk otak kita butuhkan air untuk menunjang kinerjanya. Minum air putih minimal 3 gelas per hari di jamin daya ingat akan terjaga dan semakin tajam. Apalagi kalau ditambah rajin mengkonsumsi buah jenis beri-berian, tambah sehat otaknya.

Menjaga daya ingat bisa dilakukan juga dengan cara berolahraga. Olahraga secara teratur dipercaya dapat memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh. Dampaknya suplai darah ke otak jadi lebih bagus.

Bukan cuma itu, rutin berolahraga juga dapat mencegah seseorang dari rasa cemas dan depresi.

Jenis olahraganya tentunya sangat beragam. Untuk mengolah otak kita juga butuh berolahraga, karena pada saat berolahraga, tubuh kita akan melepas senyawa dopamin. Nah, senyawa inilah yang akan menstabilkan ruang memori baru, sehingga daya ingat kita akan lebih kuat.

Ayo, mulai lah hidup lebih sehat

Semoga bermanfa'at.

Sampai jumpa lagi.

By @midiagam

IMG_20210119_114020.jpg


Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Thaks for your sharing Mas Bro. Oia, dimensia juga bisa dicegah dengan sering membaca karena aktivitas membaca dapat menyambung sel neuron di otak. So, perbanyak membaca supaya bisa menolak lupa. 😁

Betul kah ?

Wiihhh, beruntungnya saya, karena selain menulis, saya juga hoby membaca. Thanks ya buk Dokter untuk info bermanfa'atnya.

Selamat beristirahat 😊

Hahaha, you are lucky Mas Bro. Btw, aku perawat bukan dokter.

Oppsss, sory ya girls broe 😁