Menginap di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh

in hive-193562 •  2 months ago  (edited)

Pada minggu sebelumnya, saya bersama keluarga mengunjungi Kota Medan untuk mengisi waktu liburan bersama-sama, dengan wisata kuliner dan belanja di Medan. Di Medan kami menginap di Cambridge Hotel. Setelah beberapa hari di Kota Medan, kami kembali ke Aceh. Tiga hari kemudian, kami melanjutkan kegiatan liburan di Banda Aceh. Di ibukota Provinsi Aceh ini, kami menginap di Hermes Palace Hotel. Hotel bintang lima satu-satunya di Provinsi Aceh. Hotel ini berada di Jalan T. Nyak Makam, tidak jauh dari Kantor Gubernur Aceh.

6A7B7965-DBCE-4228-A84E-71BBA2DF9D6B.jpeg
Source

Sebelum berangkat ke Banda Aceh, saya sudah memesan kamar hotel ini melalui aplikasi Traveloka. Harga kamar lebih mahal dari biasanya. Dapat dimengerti karena saat itu adalah puncak masa liburan akhir tahun. Kami menginap selama dua malam di Hermes Palace Hotel.

Terus terang, sudah lebih dari satu tahun, baru kali inilah kami menginap di sini. Terakhir kali, pada Mei 2019 kami menginap disini. Waktu itu, suasana hotel kurang nyaman, karena sedang dilakukan renovasi besar, terutama pada lantai lobby dan restaurant hotel. Namun saat ini, hotel ini telah berubah menjadi jauh lebih bagus. Lantai lobby dan restaurant sudah diganti, dengan marmer berwarna putih les hitam. Bukan itu saja, penampilan ornamen-ornamen lainnya juga sudah baru. Sungguh cantik dan mewah.

CFED64EB-99B0-4854-B7A8-9169911D6C41.jpeg

Begitu tiba di sana sekitar pukul satu siang, saya kesulitan mendapatkan slot parkir, karena tamu hotel sungguh ramai. Setelah diatur oleh petugas parkir hotel, akhir saya mendapatkan slot parkir di basement. Kemudian, kami menuju lonby dan melakukan check ini. Saya memilih kamar non-smoking dan mendapatkan kamar di lantai empat. Hotel ini hanya memiliki lima lantai, dengan konstruksi anti gempa. Hotel ini benar-benar dipersiapkan dengan baik, karena dibangun beberapa bulan setelah gempa dan tsunami melanda Aceh pada tahun 2004. Setelah memperoleh kunci, kami pun bergegas ke kamar. Kami memilih kamar dengan dua tempat tidur, dengan tujuan supaya muat kami berempat.

D919ECD4-9435-4573-AAE0-D810361DA363.jpeg

Suasana kamar memang sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya. Lantai sudah dilapisi karpet seluruhnya. Kamar wangi dengan AC yang dingin. Terdapat meja kerja, televisi, safe deposit box, teko pemanas air, sajadah, dan lain-lain. Kamar mandinya juga bersih dan wangi, dengan sepasang handuk dan perlengkapan mandi lainnya lengkap.

Keesokan harinya, kami menikmati sarapan di restauran yang berada di lantai satu, menyatu dengan lobby dan kolam renang. Selama pandemi Covid-19, protokol kesehatan selalu diutamakan. Memasuki hotel kita harus memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan, pun saat memasuki restaurant.

BE28E840-5C90-41AF-A9C7-E7330B826AA4.jpeg

Tetapi saat kita makan, tentu saja masker kita lepas sementara waktu. Dan memakainya kembali setelah sarapan selesai.

Setelah mendapatkan meja, walaupun saat itu suasana restaurant agak crowded, kami pun mengambil sejumlah makanan dan minuman yang kami sukai. Pelayanan restaurant secara buffet, jadi kita bebas mau mengambil makanan dan minuman yang tersedia.

6944AA9F-091D-4918-9005-3C7008F8BB8E.jpeg

Begitu sarapan selesai, kami bergegas ke kolam renang. Anak-anak berenang pagi ini. Lokasi kolam renang tepat bersebelahan dengan restaurant. Lagi-lagi, saat berenang, pastinya masker harus dilepas sementara waktu. Sambil menunggu dan memperhatikan anak-anak berenang, kami duduk santai di meja-kursi yang telah disediakan.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Bagaimana kalau seluruh hotel di Indonesia gabung dengan komunitas travel ini bang. Jadi kalau promosi bisa untung double tuh hotelnya