The Boy Who Harnessed the Wind: Bocah Penakluk Angin

in movie-review •  9 months ago 

rqec5ow7z2.png

sumber

Selalu saja filem yang diangkat dari kisah hidup seseorang menarik untuk disimak, dicermati alurnya, dan dihayati karakternya. Tak terkecuali filem “The Boy Who Harnessed the Wind." Yang beberapa saat lalu menjadi salah satu pilihan filem yang saya tonton. Diambil dari karya William Kamwamba (Maxwell Simba) di tahun 2001 di Malawi. Dimana warga wilayah tersebut sedang berjuang di lahan kering demi menopang kehidupan. Terdapatlah seorang lelaki kecil Maxwel Simba yang hidup dengan orang tuanya Trywell (Ejiofor) dan Agnes (Aïssa Maïga) yang sedang berjuang untuk menyolahkan anaknya. Setting di wilayah Wimbe, Malawi yang tandus, kondisi pertanian yang tidak menentu akibat kemarau dan kesewenangan pihak pemerintah menciptakan situas keuangan yang sangat memprihatinkan. Awalnya, William senang karena bisa bersekolah, namun kesenangannya tidak berlangsung lama. Setelah ayahnya tak sanggup lagi membayar sekolah dasarnya, William pun harus minggat, dengan langkah sedih dia beranjak pergi.

k7b5eb4nxt.png
sumber

Explorasi Karakter William Simba
Saya rasa apa yang ditampilkan di filem tidak jauh berbeda dengan kisah Wiliam asli yang dialaminya di tahun 2001. Karakter William kecil berumur 13 tahun yang diperankan oleh Maxwell Simba sanggup mengejewantahkan tiap emosi William asli. Kita, sebagai penonton, akan diajak untuk mengekplorasi cerita hidup William yang penuh dengan tantangan. Layaknya seorang aktor cilik dia berusaha keras untuk tetap berada pada posisi William sebenarnya. Disini membuat saya tak berkedip tatkala melihat semangat William yang masih bocah untuk melakukan perubahan kepada masyarakatnya. Semangat yang lahir dari keterpurukan, ketidakadilan, kelaparan ternyata bisa menjelma menjadi sebuah monumen yang selalu dikenang oleh setiap orang.

4achoay8az.pngsumber

Bocah Penakluk Angin
Mungkin tidak berlebih bila ada yang mengatakan alam adalah ilmu pengetahun terbesar bagi siapa saja yang mengetahui dan ini terbukti melalui kepekaan William. Dia selalu mengamati angin, meneliti arah hembusan kemudian terpetik di pikirannya akan ada sesuatu yang bisa dimanfaatkan dari angin. Untuk tahap pertama dia memperhatikan cara roda bergerak yang selanjutnya menjadi inspirasinya untuk mengekspansi rasa penasarannya lewat pengamatan lebih lanjut. Karena William tidak bisa lagi bersekolah, dia bertekad untuk menemukan sumber belajar untuk menambah pengetahuan terhadap penemuannya. Pertama, dia dibantu oleh pacar saudara perempuannya dan hari berikutnya, dia menyelinap ke perpustakaan. Buku pertama yang disentuhnya adalah "The Use of Energy." Ini membuatnya percaya bahwa ia dapat membuat hujan dari angin. Entah bagaimana untuk mewujudkannya. Namun, dia terus mencari cara untuk membuktikan karyanya di depan temannya lewat peragaan kincir angin kecil. Nyakin akan kemampuannya untuk membuat kincir yang lebih besar, dia meminta sepeda ayahnya Trywell (Ejiofor) untuk keperluan tersebut, namun ayahnya terus menolak karena apa yang akan dilakukan anaknya itu akan sia-sia. William tidak menyerah, dia selalu datang untuk meyakinkan ayahnya bahwa dia mampu membangun kincir angin untuk kebutuhan ladang dengan bantuan masyarakat.

133yhf3azw.png
sumber

Kompleksitas Seorang Ayah
Melalui film ini kita dapat mengamati kompleksitas dalam karakterisasi, sebagian besar dalam konflik Ejiofor, ayah yang gagal karena tidak mampu mendidik anak laki-lakinya yang brilian, tetapi dia juga dihadapkan pada konsekuensi merasa kurang cerdas daripada mereka dan dampak finansial yang melumpuhkan yang meningkat. kegelapan tak terhindarkan dalam cerita dan Ejiofor sebagai ayah William harus melawan kenyataan brutal Malawi awal 2000-an untuk krisis pangan sementara pemerintah tidak memberikan harapan bagi tanaman mereka.Ketika musim kemarau tiba, mereka harus berjuang untuk menanam tanaman. William ingin menyelesaikan masalah setelah Ejiofor dinasehati oleh istrinya, ia akhirnya menyerah dengan memberi William sebuah sepeda. Ketika klimaks tiba, itu dengan kepuasan yang luar biasa. Akhirnya ide gila William berwujud, dan populasi pertanian meningkat.

Penutup

Filem besutan Netflix ini dirilis pada tahun 2019, dibintangi oleh Chitewel Ejiofor (Ayah William) sekaligus sutradara, Maxwel Simba (William Kamwamba), Agnes (Aïssa Maïga), Lily Banda, Joseph Marcell (Chief of Wimbe). Berdasarkan ulasan di atas filem The Boy Who Harnessed the Wind merupakan filem yang sarat dengan inspirasi. Di film ini Kita tidak hanya menemukan performa karakter Simba yang memukau tapi kita juga akan diajak untuk melihat sisi kemanusiaan yang terjadi di wiliyah Wimbe, Malawi pada tahun 2001. Lewat performa mereka, the Boy Who Harnessed the Wind memperoleh rating 7.6 di imdb.

Authors get paid when people like you upvote their post.
If you enjoyed what you read here, create your account today and start earning FREE STEEM!
Sort Order:  

Thanks for using eSteem!
Your post has been voted as a part of eSteem encouragement program. Keep up the good work! Install Android, iOS Mobile app or Windows, Mac, Linux Surfer app, if you haven't already!
Learn more: https://esteem.app
Join our discord: https://discord.gg/8eHupPq

pelajaran berharga yang saya dapat dari filem bocah penakluk angin ini adalah semangatnya yang pantang menyerah. Apalagi saat ayahnya mengatakan usahanya itu akan sia-sia. Namun semangat dan usahanya tak lantas berhenti di situ. William terus mencari cara untuk membuktikan bahwa bisa mewujudkannya. Kisahnya bisa kita terapkan di kehidupan sehari-hari.

yep betul sekali, film yang sarat akan inspirasi. terima kasih @midiagam

Sama-sama bang @abduhawab, saya suka kisah filem seperti ini, karena ada pelajaran berharga yang bisa kita ambil di akhir cerita.

Saya tunggu cerita selanjutnya bang 😊

Congratulations, your post has been selected by the @tys-project curator to get UPVOTE. Continue to share your content using the #actnearn tag. We are here to support great content creators on the ActnEarn platform. Learn more about @tys-project at this link.

PicsArt_07-17-03.16.05.png
If you are interested in supporting us, please delegate Steem Power through this link 25, 50, 100, 250, 500, 1,000, 2,500, 5,000, 10,000.